Selasa, 23 Agustus 2016

05-kiptiyah sistem oprasi jaringan router

Posted by tiya Cb on 22.54.00 with No comments



SISTEM OPRASI JARINGAN ROUTER
SMK ISLAM 1 BLITAR
BY:Tiya
Pengertian Router 
 Image result for ROUTER

adalah salah satu perangkat keras jaringan komputer yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya. Router dengan skala besar menawarkan berbagai tingkat fungsionalitas tergantung pada tujuan bagaimana fungsi router dibuat. Menggunakan router yang tepat sangat penting dalam jaringan komputer, sehingga Anda harus memahami berbagai jenis router dan fungsi router yang mereka berikan. Fungsi router pada umumnya adalah sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Namun router berbeda dengan Switch, karena Switch hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan membentuk LAN (local area network). Sedangkan router digunakan untuk menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lainnya. (Fahmindrayanto, 2014)
PROTOKOL LAPISAN NETWORK DALAM OSI LAYER
Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang “dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu. Bila pada saat  yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak paket, maka ada kemungkinan paket-paket tersebut tiba pada saat yang bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya bottleneck. Pengendalian kemacetan seperti itu juga merupakan tugas network layer.
          Karena operator subnet mengharap bayaran yang baik atas tugas pekerjaannya. seringkali terdapat beberapa fungsi accounting yang dibuat pada network layer. Untuk membuat informasi tagihan, setidaknya software mesti menghitung jumlah paket atau karakter atau bit yang dikirimkan oleh setiap pelanggannya. Accounting menjadi lebih rumit, bilamana sebuah paket melintasi batas negara yang memiliki tarip yang berbeda.
Perpindahan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya juga dapat menimbulkan masalah yang tidak sedikit. Cara pengalamatan yang digunakan oleh sebuah jaringan dapat berbeda dengan cara yang dipakai oleh jaringan lainnya. Suatu jaringan mungkin tidak dapat menerima paket sama sekali karena ukuran paket yang terlalu besar. Protokolnyapun bisa berbeda pula, demikian juga dengan yang lainnya. Network layer telah mendapat tugas untuk mengatasi semua masalah seperti ini, sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda untuk saling terinterkoneksi. (gunardi, 2012)
CARA KERJA BRIDE, ROUTER DAN NAT
A.Bridge  :
Cara kerja Bridge yaitu memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan lalu lintas data yang diperlukan untuk melintasi bridge. Bridge bekerja pada lapisan physical layer dan data link layer
B. Router :
Router memiliki tabel routing yang berisikan informasi alamat tujuan, jarak menunju network tujuan yang di istilahkan dengan metric dan juga interface yang terhubung dengan network tujuan.Dalam tabel routing terdapat static route dan dynamic route yaitu :
– Stastic Route adalah Proses pengisian tabel routing yang dilakukan secara manual oleh administrator
– Dynamic Route adalah Proses pengisian tabel routing yang dikelola oleh routing protocol. beberapa protocol yang biasa digunakan adalah RIP, IGRP, OSPF, BGP, dan lain – lain.
 (Zairani, 2015)



C.NAT :
·         Suatu IP terdapat bagian dimana di dalamnya terdapat informasi-informasi berupa alamat asal, alamat tujuan, TTL, dll.Bagian ini disebut header.
·         Misal client1 dengan IP 192.168.1.2melakukan request ke alamat www.google.co.id dengan IP 216.239.61.104, maka proses yang akan terjadi adalah sebagai berikut :
·         Pada header, informasi yang tersimpan antara lain alamat asal > 192.168.1.2
·         Ketika paket telah sampai pada router (gateway dari client), maka isi dari headerakan dirubah menjadi : alamat asal > 192.168.1.1
·         Sebelum paket keluar (menuju internet), maka headerakan kembali berubah menjadi, alamat asal > 200.100.50.2, demikian seterusnya.
·         Proses di atas merupakan mekqanisme dari SNAT (source NAT), dimana IP asal (client) akan dirubah disesuaikan dengan IP ketika paket telah berpindah.Ketika server google melakukan respond,maka akan terjadi DNAT (destinationNAT), dimana IP tujuan akan berubah disesuaikan dengan tujuan paket (client). Prosesnya adalah sebagai berikut :
·         Pada header, ketika paket telah sampai pada Router, informasi IP tujaun >200.100.50.20
·         Ketika paket berada pada gateway, IP tujuan >192.168.1.1
·         Di sini headerakan kembali mengalami perubahan, IP tujuan > 192.168.1.2
·         Paket telah sampai pada client. (yoga, 2014)











FORMAT DAN DAN OPRASI DARI ICMP
ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan / paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP). Pada konsisi normal, protokol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu, misalnya karena Router crash, putusnya kabel, atau matinya host tujuan. Pada saat ini ICMP membantu menstabilkan kondisi jaringan, dengan memberikan pesan-pesan tertentu sebagai respons atas kondisi tertentu yang terjadi pada jaringan tersebut.
contoh : hubungan antar router A dan B mengalami masalah, maka router A secara otomatis akan mengirimkan paket ICMP Destination Unreachable ke host pengirim paket yang berusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan ini maka host tujuan tidak akan terus menerus berusaha mengirimkan paketnya melewati router B.
Ada dua tipe pesan yang dapat dihasilkan ICMP :
·         ICMP Error Message (dihasilkan jika terjadi kesalahan jaringan)
·         ICMP Query Message (dihasilkan jika pengirim paket mengirimkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan. (transiskom, 2015)








DAFTAR PUSTAKA

Fahmindrayanto, S. (2014, agustus 11). Pengertian sistem operasi router. Retrieved agustus 23, 2016, from pengertian sistem operasi router: http://syafrie48.blogspot.co.id/2014/08/pengertian-sistem-operasi-router.html
gunardi. (2012, februari 23). Pengertian Network Layer . Retrieved agustus 23, 2016, from Network Layer: http://gunardisoft.blogspot.co.id/2012/02/network-layer_13.html

transiskom. (2015). Pengertian ICMP (Internet Control Message Protocol). Retrieved from Pengertian ICMP (Internet Control Message Protocol): http://www.transiskom.com/2011/03/pengertian-icmp-internet-control.html
yoga, h. (2014, januari 12). Pengertian Network Addres Translation(NAT) . Retrieved agustus 23, 2016, from Pengertian Network Addres Translation(NAT): http://hendrayogawijayageni.blogspot.co.id/2014/01/pengertian-network-addres-translationnat.html
Zairani, W. (2015, April 6). FUNGSI DAN CARA KERJA HUB, SWITCH, BRIDGE DAN ROUTER. Retrieved agustus 23, 2016, from JARINGAN KOMPUTER: https://windaprofile.wordpress.com/2015/04/06/fungsi-dan-cara-kerja-hub-switch-bridge-dan-router/





BIOGRAFI KU

NAMA  :  KIPTYA
KOTA ASAL  : BANYUWANGI 

HOBI : MENGGAMBAR KALIGRAFI

0 komentar:

Posting Komentar